Jangan Paksa Anak Mahir Membaca Sebelum Masuk SD. Tips ini mungkin Membantu!

1/05/2019 Yusmira Yunus 0 Comments

Momketjeh- Memiliki anak dengan keterlambatan belajar adalah hal yang membuat ibu kebingungan, bahkan banyak diantara ibu memarahi anak jika sulit sekali mencerna materi pelajaran di rumah dan di sekolah. Cukup, ya, Mom! Menunjukkan perasaan kecewa dan kesal ke anak hanya membuat anak stres dan rendah diri.

Seorang ahli, Lyon (1996) mengatakan bahwa learning disability (kesulitan belajar) fokus pada kesenjangan antara prestasi akademik dan kapasitas kemampuan belajar anak. Contohnya pada anak dengan kesulitan membaca juga akan mengalami gangguan pemusatan perhatian pada tingkat tertentu.

Nama bekennya, Learning Disability, keadaan di mana anak mempunyai kesenjangan usia kematangan dengan usia mentalnya. Anak dengan kecerdasan rata-rata atau diatas rata-rata, kata ahli termasuk learning disability jika sekali lagi ada kesenjangan usia prestasi dengan prestasi saat ini. Bingung yah, Mom? Hehehe. Kita lanjut saja, Yuk!

Seorang ibu dengan empat orang anak, sengaja menyapa saya yang seorang guru di sekolah dasar ini untuk menanyakan keunikan anak sulungnya yang lambat membaca, usia kelas satu sekolah dasar. Pertanyaan selanjutnnya, apakah anak diwajibkan tahu membaca ketika memasuki usia sekolah?

Saya jawab pertanyaan terakhir lebih dulu, Secara aturan tertulis, tidak ada kewajiban seorang anak untuk lancar membaca ketika memasuki sekolah dasar. Jikapun ada, ini hanya CARA bagi sekolah untuk memetakan kompetensi anak, langkah ini membantu guru untuk memilih strategi pembelajaran yang yang cocok diterapkan dikelas. Semakin Mom, rajin mengarahkan anak untuk belajar membaca semakin Mom membantu guru secara emosional.

"Tapi,saya sibuk bekerja bu Yus, selalu pulang sore! Mungkin saya kurang menyediakan waktu untuk anak." Hal yang wajib guru maklumi. Tugas guru membantu para ibu kerja untuk sama-sama mengarahkan anak dengan baik, soal apakah anak cepat atau lambat merespon setiap pelajaran di kelas, serahkan ke proses dan sabar.

Mengatasi anak yang lambat membaca, menurut pengalaman, memang banyak dipengaruhi oleh pemusatan perhatian yang terpecah. Di rumah anak kebanyakan bermain dan memegang Handphone, ajaklah anak sering-sering beli buku di toko buku, kalaupun awalnya hanya mengintip mainan, belikanlah buku tiap bulan. Konsisten! Sebelum tidur, ajaklah mendengarkan dongeng, anak saya paling suka dongeng princes ane, buku cerita rosul yang agak tebal kurang diminati, anak-anak itu suka buku yang banyak gambarnya. 

Di sekolah, ajaklah gurunya berdiskusi, tanyakan kegiatan belajar yang dia lakukan di sekolah. Mom, jangan paksa anak cerdas dan rangking kelas,tiap anak memiliki keunikan sendiri, sabarlah melatihnya membaca, belikan kartu baca, masukkan dalam tasnya tiap hari. 

Proses belajar itu sama dengan proses belajar membaca, step step dan sabar, asal anak bisa pakai sepatu sendiri, saya pikir, anak Mom jauh lebih hebat, bukankah kemandirian yang utama!

Semoga bermanfaat!

Referensi: https://www.halopsikolog.com/4-pengertian-kesulitan-belajar-menurut-para-ahli/


Sumber: www.momketjeh.blogspot.com

0 komentar: