Postingan

Mengenal Sifat Bangun Ruang Via Sapu Lidi

Gambar
“ Mana lebih asyik belajar, ibu menulis di papan tulis dan kalian menyalin atau menggunakan media    belajar?” Tanyaku berdiri depan kelas saat pelajaran Matematika akan dimulai.

“ Media Buu …!” Serempak mereka menjawab

“Biasa ki bosan menulis” Lanjut seorang murid lagi.

“ Capek!” celetuk yang lain.
Saya tersenyum lebar mendengar komentar-komentar siswa kelas 5 ini, sepertinya kesiapan belajar bisa di setting lebih mudah, memberi pilihan dan melakukan bersama apa yang telah mereka pilih adalah Sebuah motivasi bagi saya agar  dapat memberi mereka pengalaman belajar yang lebih bermakna.
Pembelajaran yang bermakna yang sering disebut pembelajaran kontekstual adalah pembelajaran yang mencoba menghubungkan konsep, teori dengan fenomena atau kejadian yang terjadi di sekitar kita. Sejatinya apapun yang terjadi di lingkungan sekitar tidak dapat dipisahkan dari sebuah teori atau konsep ibarat koin kedua sisinya saling melengkapi.
Dalam penanaman konsep bangun ruang, memang sangat diperlukan media …

Dilema Guru Kelas 5 SD

Gambar
Mengajar selama 11 tahun, baru kali ini saya bermohon pindah mengajar di kelas satu, selain merasa tertantang menghadapi anak usia 6-7 tahun, saya juga ingin mengasah kemampuan pedagogik di kelas rendah. Tetapi karena beberapa pertimbangan, ini tahun ke-3 saya di minta tetap mengajar di kelas lima. Kelas lima adalah tingkatan kelas yang sering dijadikan gerbang utama memasuki kelas enam di Sekolah Dasar karena hampir 80% materi di kelas lima akan diulang di kelas enam.
Menjadi guru di kelas lima itu menyenangkan. Siswa yang dihadapi umumnya lebih mandiri dan bertanggung jawab, apalagi soal membersihkan dan merapikan kelas, guru akan sangat terbantu. Guru tak perlu repot lagi membersihkan kelas, cukup mengaktifkan jadwal piket dan controling setiap hari.
Soal pembiasaan baik; seperti membersihkan kelas, pembagian kelompok membaca, mengerjakan tugas secara mandiri dan piket membersihkan halaman sekolah adalah bagian penting dari penanaman nilai karakter bagi siswa selain kegiatan jumatbi…

Menanamkan Toleransi Sejak Dini, Ini yang Dapat Kita Lakukan!

Gambar
Gambar: FB Rahmawati Bangsa Indonesia adalah bangsa plural yaitu bangsa yang terdiri dari berbagai suku, agama, budaya dan adat istiadat. Negara yang selalu mengakui keberagaman di tengah kehidupan bermasyarakat berdasarkan pancasila sebagai Dasar Negara.  Telinga rasanya semakin akrab dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang artinya berbeda beda tetap satu juga. Semboyan ini memiliki makna yang sangat luar biasa bagi bangsa Indonesia sebagai simbol persatuan dan kesatuan dan kerukunan.  Damai rasanya hati ini hidup di tengah masyarakat yang saling menghargai, tak ada caci maki, tak ada saling bully, semua saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada tanpa memaksakan kehendak pada orang lain.  Sebagai orang tua, melihat anaknya dapat menghargai teman-temannya dalam bergaul adalah hadiah yang luar biasa, terlebih jika tetap dalam kesantunan di tengah kehidupan masyarakat yang heterogen. Anak-anak harus diajarkan toleransi sejak dini, karena ini akan menjadi bekal mereka hidup di t…

Download Soal HOTS Pkn Tema 9 Siswa Kelas V SD

Gambar
Penerapan Soal HOTS tahun ajaran 2018/2019 mulai diterapkan di Ujian Nasional tahun ini. Mengingat beberapa tahun belakangan, soal Ujian Nasional kelas enam mangambil kisi-kisi irisan soal KTSP dan soal Kurikulum 2013. Soal yang diujiankan masih bertaraf LOTS (Low Order Thingking Skill), dan hanya beberapa soal saja yang mengandung unsur syarat soal HOTS.
HOTS adalah singkatan dari Higher Order Thingking Skill, merupakan taraf berpikir kritis yang mendorong kemampuan siswa untuk berpikir lebih aktif dan kritis. Siswa diajak berfikir melalui beberapa tahap kognitif sehingga mencapai tujuan yang ingin dicapai.

Soal level HOTS bukan hanya menggiring siswa untuk mengetahui konsep suatu ilmu tetapi siswa diarahkan untuk menerapkan dan mengaplikasikan konsep tersebut dalam studi kasus atau dalam permasalahan di kehidupan sehari-hari. Siswa mampu merangkai, membuat atau bahkan menciptakan sebuah produk dari hasil internalisasi konsep pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki. Siswa yang…

Sarjana Keguruan Adalah Calon Istri yang Tepat Berdasarkan 6 Fakta Ini.

Gambar
Sumber : Pixabay


"Tukisan ini adalah sekuel untuk tulisan tentang 15 alasan mengapa Cowok Teknik Sipil Pantas Dijadikan Jodoh."Kami paham benar dengan yang namanya fondasi, baik fondasi bangunan maupun fondasi hubungan. www.idntimes.com
Menemukan tulisan di atas memantik tawa saya di depan suami. Artikel manis yang ditulis oleh anak sipil yang pastinya paling manis (kata cewek yang suka sama dia). #Eh

Sebagian besar saya setuju dengan 15 point penting yang telah disebutkan, saya tambahkan satu lagi yah biar imbang, anak sipil itu rata-rata anaknya cerdas hanya saja selesainya ditambah beberapa bulan dikit, bukan karena malas tetapi mereka suka belajar  dan mengabiskan beberapa semester untuk menjalankan hobi-hobinya. Mengenai soal perhatian sih yah, aku sih yes

Meskipun penilaian ini bersifat subjektif tetapi hal yang paling penting adalah mengenal “siapa” dengan baik calon jodoh kita. Beberapa pengamatan dan wawancara langsung dengan beberapa narasumber yang tidak ingin disebu…

Usia 10 tahun, siswa masuk fase pubertas. Guru jangan cuek!

Gambar
     Sumber: pixabay


Orang tua pasti bahagia melihat tumbuh kembang anak-anaknya. Seorang ibu hampir setiap jam dalam sehari mengamati perubahan fisik dan psikis bagi anak-anak mereka, Ibu adalah orang yang kali pertama mengetahui bahwa anak perempuannya sudah mengalami tanda-tanda pubertas. Ibu pula yang akan tersenyum geli melihat anak lelakinya mulai melemparkan senyum manis ke lawan jenisnya dengan sorotan mata yang malu-malu.
Pepatah WITA mengatakan “ Mending menjaga 1000 kerbau dibandingkan menjaga seorang anak gadis”. Pepatah ini menjadi pesan baik bagi para orang tua bahwa ada masa di mana anak-anak harus diberi pengawasan ekstra tetapi tidak mengekang.
Di masa pubertas inilah hati setiap ibu rasanya kembang kempis, di satu sisi bahagia karena anak mungilnya yang lucu dan menggemaskan mulai tumbuh menjadi remaja yang mandiri dan bertanggung jawab. Di sisi lain, ibu menaruh kekhawatiran akan perilaku yang menyimpang di saat pubertas akibat pengaruh lingkungan sekitar.
Di jejang …

Literasi Sains Guru Literat: Rumah Hijau Denassa Membersamai SGI Sul-Sel

Gambar
Memasuki area Rumah Hijau Denassa, seketika menarik memoriku ke layar ceria di masa kecil 20 tahun lalu, halaman depan rumah literasi ini hampir sama dengan suasana rumah nenek kami di Desa Waekecce'e Kabupaten Bone, pepohonan mengepung rumah nenek,sama seperti lingkungan ini.

Rumah hijau Denassa berada di Kabupaten Gowa tepatnya di pasar Bontonompo belok kanan, tidak jauh dari situ sekitar 50 meter, sebuah plang  kecil menuliskan rumah literasi, Rumah Hijau Denassa.

Menuju lokasi ini, membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam dari perbatasan Makassar-Gowa, jika star dari rumah saya di Antang Raya, sepertinya menghabiskan waktu sekitar  2 jam inklud dengan iklan mampir beli pulsa dan beli beberapa cemilan sebagai bekal perut di pagi hari.

Pagi tadi saya diantar suami, kami star pukul 07.30 dan sampai di titik bertemu teman-teman SGI di Halte Unismuh. Alhamdulillah, kurang dari 15 menit Bus yang mengangkut teman-teman SGI sudah parkir di depan Halte. Saya bergegas mengangkat tas dan si…