Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Manfaat Menulis untuk Guru #1

Gambar
Kegiatan menulis adalah kegiatan yang telah kita lakukan sejak duduk di bangku sekolah dasar. Teringat bagaimana guru kelas satu menuntun jemari mungil menuliskan simbol huruf dan angka sehingga dapat menulis satu sampai empat kata dengan baik.Di kelas tiga sekolah dasar, guru kita menuntun dan mengajari membuat kalimat sederhana dengan pola SPO (Subjek-predikat-objek), lalu di kelas empat kita mulai diajarkan membuat kalimat dengan benar dengan menambahkan beberapa kata keterangan yaitu keterangan tempat dan waktu. Kelas lima di tahun 1997, saya teringat betul ketika harus mengikuti lomba mengarang tingkat Kota Makassar dan harus menuliskan cerita dengan beberapa paragraf tentang Keindahan Kota Ujung Pandang. Menulis Cerita tersebut tentu wajib memperhatikan penggunaan huruf besar dan tanda baca yang benar. Dari lomba itu, saya berhasil menduduki juara empat, yah, cukup baiklahuntuk ukuran anak sekolah dasar yang tidak memiliki buku bacaan yang memadai di perpustakaan. Proses menulis…

Yanuardi Syukur: Pancasila sebagai Inspirasi Manusia Indonesia

Inspirasi- Dulu, saya termasuk jarang membicarakan Pancasila, karena sejak kecil hidup kita sudah menjalankan nilai-nilai Pancasila. Ibu saya misalnya, sering membuatkan makanan Padang (rendang) kepada kolega bisnis kami yang berbeda agama dan suku. Hampir tiap tahun itu terjadi.

Waktu kakek kami sedang di puncak jaya-jayanya, banyak warga yang dibantu olehnya. Bahkan, semangat saling membantu itu juga terus hadir tidak hanya dalam bisnis tapi juga dalam relasi personal.

Ketika ekonomi keluarga kami sulit, ada saja kolega yang berbeda keyakinan yang menawarkan bantuan. Jadi, sikap saling bantu tanpa harus melihat perbedaan latar keyakinan atau suku, etnis, dlsb, itu sudah ada dalam keluarga kami.

Maka, ketika tumbuh besar, setidaknya hingga usia 38 tahun ini, saya merasa biasa saja ketika berhubungan dengan mereka yang berbeda. Tidak ada prasangka, yang ada hanya: apa yang bisa kita kerjasamakan untuk kepentingan bersama?

Di keluarga kami, sampai saat ini juga tidak pernah saya denga…

Soal Pertema atau permapel? Sebaiknya Guru Merdeka Saja.

Gambar
Penilaian K13- Sebenarnya, ini sudah  tuntas di bahas di setiap KKG gugus di Kecamatan. Tetapi selalu saja ada yang menjadikannya bahan persebatan. Anggap saja, kita warga daya, tujuan kita ke sentral tetapi ada yang memilih melewati  urip, lalu ke pettarani lalu ke Alauddin dan ada yang memilih jalur Tol. Tujuannya sama. Kalau saya seh memilih jalan Tol, cepat sampai. 😂

Begini. Ini hanya sharing pengalaman saja yah, bukan sok ngatur-ngatur gitu loh. Mau pakai cara yang mana seh terserah teman-teman. Dan setelah saya sharing begini, saya berharap makin banyak guru merdeka yang menentukan "jalan"nya sendiri. 😂

Boleh yah saya sharing pengalaman saya mengajar dengan kurikulum 2013 sejak 2013. Sekolah kami menjadi pilot projek pertama kali di Makassar dan meskipun tak ada satupun dari guru di sekolah kami menjadi mentor K13,  tetapi kurasa pengalaman akan mengajarkan banyak cara.  😁🤭 Tapi, akh soal ini gak penting. Kita lanjuuuttt ...



Lalu apa yang penting di penilaian K13?